Perawan Hilang Diambil Supirku Karena Kegatalanku Sendiri




Cerita Seks- Cerita ini dimulai dari Kegatalanku yang hingga Aku Diperawani oleh Supirku, berawal dari pada saat aku sendirian saat dirumah bapakku yang masih kerja di kantor dan Ibu sedang pergi seminar di luar kota dan aku dirumah Cuma ada aku, sopirku dan juga pembantuku satunya, supirku parjo namanya dia sudah menikah namun istrimya ditinggal di luar kota.

Saat itu Aku merasakan kecapekan seusai seharian aku yang pergi jalan-jalan dan aku pengen tidur tetapi entah mengapa aku ga bisa memejamkan mataku ini kemudian aku punya ide untuk menelepon temanku Fitri untuk aku ajak ngobrol melalui telepon.

Telepon Fitri angkat awalnya kami ngobrol biasa saja tetapi ga tahu kenapa tiba-tiba Fitri nafasnya memburu dan terdengar teriakan-teriakan juga suara seorang cowok yang seperti suara pacar Fitri. Aku hanya mendengar suara-suara teriakan kesakitan tetapi juga seperti merasakan sesuatu kenikmatan dan telepon pun akhirnya putus dengan sendirinya.

Casino Online Pikiranku mulai melayang entah kemana saja dan aku mulai memikirkan mengenai dari seseorang yang sedang berhubungan badan. Aku sendiri yang sudah semakin terangsang setelah mendengar suara Fitri juga khayalanku sendiri dan aku pun akhirnya membuka kaos ketatku, bra, serta celana dalam dan aku meremas payudaraku dan memasukkan jariku ke mekiku.

Aku kocok mekiku hingga aku pun menyapai orgasme ditempat tidur, aku merasa puas dan aku pun memakai bajuku lalu merencanakan untuk pergi makan.

Aku cari sopirku kemana-mana tetapi ga ada hingga aku temukan dia dikamar tidurnya, dia tertidur pulas dengan hanya mengunakan kaos tanpa lengan dan sarung.

Aku mau membangunkan dia tetapi melihat dia tertidur pulas aku pun mengurungkan niatku untuk membangunkan dia, kasihan dia kecapekan setelah mengantar aku seharian jalan-jalan pikirku.

Sebelum aku meninggalkan kamarnya mataku tiba-tiba tertuju pada tonjolan yang ada dibalik sarungnya sehingga membuat aku ingin mengetahui bagaimana wujud tonjolan itu.

Aku beranikan diri untuk melihat tonjolan itu dari bawah lalu aku singkapkan sarungnya secara perlahan, aku terkejut melihatnya karena dia ga memakai celana dalam sehingga aku bisa melihat dengan leluasa Senjata yang agak berdiri dan membuat aku ingin memegang, mengelus, dan mengulumnya.

Aku ingin sekali memegangnya tetapi aku takut sopirku nanti terbangun dan dia akan marah terhadapku, dengan tangan yang gemetaran juga dingin dan jantung yang berdetak kencang aku beranikan diri untuk memegangnya. Aku singkapkan sarungnya lebih keatas dan aku pun mulai memegangnya, terasa hangat dan membuat tanganku yang tadinya dingin menjadi hangat.

Aku semakin tertarik untuk menikmatinya lagi, aku elus berkali-kali Senjatanya hingga berdiri dan semakin panjang Senjata itu. Jantungku semakin berdetak kencang tetapi keinginanku untuk melakukan yang lebih lagi juga semakin besar maka ku putuskan untuk mencoba mengulumnya.

Ku jilati serta memberikan gigitan kecil pada buah pelirnya yang berwarna kecoklatan hingga membuat aku makin bernafsu dan sedikit demi sedikit aku mulai menuju Senjata yang telah berdiri.

Aku masukkan secara perlahan terasa hangat yang disertai rasa asin dan masuklah Senjata itu sampai pada ujung tenggorokanku, aku coba masuk dan keluarkan sehingga membuat tubuhku mengeluarkan keringat yang di ikuti rasa gemetaran.

Payudaraku terasa semakin membesar dan mengeras sehingga membuat braku terasa sesak juga mekiku yang terasa sudah mengeluarkan cairan. aku pun semakin ga bisa menahan nafsuku yang sudah memuncak lalu aku semakin mempercepat kulumanku sehingga membuat Senjata sopirku licin karena liurku.

Di saat aku sedang keenakkan melakukan kuluman di Senjata sopirku tiba-tiba aku terkejut oleh teriakan sopirku dan mencabut Senjatanya dari mulutku. Dia lalu berdiri dan memarahi aku, dia merasa bersalah pada orang tuaku karena membiarkan aku melakukan hal ini,

aku pun ga mau menyerah begitu saja dan karena aku ga bisa menahan nafsuku lagi yang seperti mau meledak aku pun mengancam sopirku dengan mengatakan pada ayahku bahwa aku telah diperkosa sopirku juga akan mengatakan pada istrinya kalau ga mau melayani kenginanku.

Dia ketakutan dan menyerah padaku, aku pun ga menyia-nyiakannya langsung saja aku melepas sarungnya dan aku jongkok didepannya. Kulihat wajah sopirku terlihat wajahnya menampakkan kesedihan tetapi aku ga mempedulikannya.

Aku ga peduli bagaimana perasaan sopirku, aku hanya ingin kenikmatan seperti yang telah temanku rasakan. Aku ingin membuat dia agresif terhadapku dan melupakan istrinya sesaat, karena keinginanku itu aku mulai melakukan rangsangan terhadapnya. Kukulum lagi Senjatanya yang telah lemas tanpa canggung dan takut lagi pada sopirku, kupercepat kulumanku sehingga membuat Senjatanya kembali berdiri. Aku sangat menikmati Senjata.

“Ehhmm.. Enak.. Ehmm” dan aku merasa bahagia karena membuat dia mulai terangsang yang mulai menunjukkan keagresifannya. Sopirku mendesis menikmati kulumanku.

“Ough.. Terus.. Cepat.. Ouh Melda”

Hanya itu saja kata yang keluar dari mulutnya aku pun semakin bersemangat dan semakin mempercepat kulumanku. Hingga beberapa kuluman Senjatanya terasa semakin membesar dan menegang juga disertai denyutan dan dia pun memegang kepalaku juga memjambak rambutku dengan kasar dia semakin memaju mundurkan kepalaku dan aku pun semakin bersemangat karena aku tahu dia akan sampai.

“Ouhh.. Ouuhh aku sampai aku sampai Melda ough” dan keluarlah spermanya ke mulutku hingga mulutku ga muat untuk menampungnya. Spermanya terasa hangat, asin, dan baunya membuat diriku ingin memuntahkan sperma itu dari mulutku tetapi dia menarik kepalaku lalu mencium aku.

Ciumannya yang sangat bersemangat kepadaku membuat aku terpakasa untuk menelan spermanya untuk mengimbangi permainan bibir itu.

Aku merasa kerepotan untuk mengimbanginya karena baru kali ini aku dicium oleh cowok, dia terus mencium aku dan tangannya mulai menyelinap masuk ke kaosku. Tangannya menuju ke payudaraku, dia meremas-remasnya sehingga membuat nafasku semakin memburu yang disertai degupan jantung yang cepat. Dia semakin agresif dengan membuka kaos ketatku, rok, bra serta celana dalamku.

Terbukalah sudah apa yang selama ini aku tutupi, aku merasa risih karena baru kali ini aku telanjang dihadapan cowok sehingga tanganku pun secara spontan menutup mekiku juga payudaraku. Tetapi karena nafsuku yang semakin memuncak maka aku biarkan tubuhku telanjang dan aku pun dengan agresif melucuti kaosnya.

Sekarang kita benar-benar telanjang bulat, kita saling berhimpitan sehingga Senjata yang telah mengacung itu menempel pada mekiku. Aku ingin sekali merasakan Senjata itu masuk ke mekiku dan aku telah mencoba memasukannya tetapi ga bisa, dengan terpaksa aku hanya mengesekkan Senjatanya ke mekiku dan itu membuat aku semakin bernafsu.

Setelah dia puas mencium aku dia menurunkan kepalanya menuju kaki, dia menciumi kakiku sampai ke mekiku. Dia menjilati mekiku, menyedot mekiku dan juga memberikan gigitan kecil pada mekiku sehingga membuat aku tak bisa menahan getaran tubuhku.

Semakin dia mempercepat jilatannya semakin keras pula erangan serta desihan yang keluar dari mulutku. Tanganku berpegangan pada kepalanya dan aku pun menekan kepalanya serta mengangkat salah satu kakiku kepundaknya agar bisa semakin masuk ke mekiku, jilatan dia membuat aku tak bisa lagi menahan tubuhku sendiri. Tubuhku melengkung ke belakang dan kepalaku medongak keatas yang disertai keringat yang semakin mengucur deras.


“Auhh.. Ouhh… Situs Sbobet Terpercaya Enak Banget,,,..”Aku Meracau Keenakan


Dia terus menjilati mekiku sehingga membuat aku semakin ga tahan “Ough.. Yes.. Ouugh.. Aku Da mau keluar Nie” dan aku pun mengalami orgasmeku yang pertama, aku merasa kenikmatan yang luar biasa karena baru kali ini kali mengalami orgasme bersama cowok.

Sopirku menghisap-hisap mekiku hingga kering, nafasku yang tadinya memburu sekarang sudah mulai reda. Aku yang telah mengalami orgasme terasa badanku lemas tetapi sopirku masih saja semangat, dia mengendongku ke tempat tidur dan menjatuhkanku.

Dia bermain di payudaraku yang berukuran sedang putih bersih kemerahan, sopirku mengulum, menyedot, meremas dan juga menggigit-gigit payudaraku. Permainan mulutnya sanggup menaikkan kembali nafsuku, sopirku sangat menikmati payudaraku dan dia selalu memuji payudaraku yang kenyal dan kencang itu.

Aku yang ingin kembali menikmati Senjata sopirku segera aku menggulingkan sopirku disampingku, aku menindihnya dengan mekiku menghadap ke muka sopirku dan kita pun saling melakukan rangsangan. Aku kembali mengulum Senjatanya sedangkan dia menjilati mekiku.

Permainan lidahnya yang liar di mekiku membuat tak kuasa menahan nafsuku yang mau meledak dan dengan segera aku pun minta untuk memasukkan Senjatanya ke mekiku dan dia pun mengijinkannya.

Aku membalikkan badan dan sekarang Senjata itu tepat di bawah mekiku, aku memegang Senjata itu dan mengarahkannya ke mekiku tetapi aku ga bisa memasukkannya terasa sulit walaupun mekiku telah basah. Senjata sopirku seperti ga mau masuk Senjatanya selalu ke kanan atau ke kiri.

Sopirku pun membantuku, dia memegang Senjatanya sedangkan tangan satunya menuju mekiku dan memasukkan jarinya ke mekiku, aku pun terkaget dan berteriak “Ouhh”.

Jarinya maju mundur dan seperti mengaduk mekiku, sopirkupun mengeluarkan jarinya lalu mencoba memasukkan Senjatanya ke mekiku. Secara mengejutkan Senjata itu masuk dengan mudah, aku terkaget merasakannya lalu berteriak “Auhh.. Ough..”

Dan mataku melotot serta kepalaku mendongak ke atas. mekiku terasa penuh dan disertai rasa nyeri yang sangat hebat tetapi sopirku duduk menghiburku dengan menciumku.

Dia menyuruhku naik turun tetapi itu sulit bagiku karena baru yang pertama aku melakukannya, aku mencoba naik turun rasanya nikmat sekali merasakan dua alat kelamin bergesekan tetapi tetap rasa nyeri tetap ada. Akhirnya aku pun lancar menaik-turunkan, melihat itu sopirku semangat dia mulai meremas payudaraku dan mulai melakukan gerakan juga.

Lama-kelamaan rasa nyeri itu berubah menjadi rasa nikmat tiada duanya dengan cepat aku menaik turunkan. Gesekan itu sangat nikmat Fitrimbah lagi remasan sopirku di payudaraku.


“Uhh.. Aauhh.. Oouughh” aku terus mendesis. Agen Bola Terpercaya


Malam yang sunyi kembali berisik oleh bunyi kocokan serta teriakanku, kulihat sopirku sekali memejamkan mata menikmati kocokanku. Hingga beberapa lama kita tetap pada posisi itu dan aku pun merasakan sesuatu yang mau meledak di mekiku.

“Ouhh.. Ouughh.. Aku sampai Dan Crooot… Crooot… Crooot……” aku pun merasakan orgasme yang kedua kali. Sungguh sangat luar biasa kenikmatan yang aku alami ini, berawal dari kegatalan diriku ini hingga hilangnya perawanku di ambil oleh supirku sendiri.

SHARE THIS

Author:

Previous Post
Next Post
5 Desember 2018 pukul 13.29

Hello Share Info Mengenai PASTIBET
PASTIBET88.NET adalah Agen Bola Online yang menyediakan aneka jenis permainan judi diantaranya seperti taruhan bola, bola tangkas, casino dan juga poker online.

Situs Judi Online Penyedia Layanan Permainan 1 Kredit Bermain Semua Jenis Judi Online diantaranya :
- SPORTSBOOK
- CASINO
- TANGKAS
- TOGEL

PASTIBET ada menyediakan Promo yang menggiurkan.
- Bonus Cashback S/D 10%
- Bonus Rollingan Casino S/D 0.7%
- Raih dan menangkan total hadiah Puluhan juta
BANK : BCA, MANDIRI, BNI, BRI

So jangan di tunggu lagi, Daftar sekarang juga.
Untuk info lebih lanjut, silahkan Hubungi CS Online kami di :
BBM : D87D813D
WECHAT : PASTIBET_
LINE : PASTIBET.COM
WA : +85569759104

SALAM ALL-IN

Reply
avatar
14 Mei 2020 pukul 22.27

"Selamat siang Bos ๐Ÿ˜ƒ
Mohon maaf mengganggu bos ,

apa kabar nih bos kami dari Agen365
buruan gabung bersama kami,aman dan terpercaya
ayuk... daftar, main dan menangkan
Silahkan di add contact kami ya bos :)

Line : agen365
WA : +85587781483
Wechat : agen365


terimakasih bos ditunggu loh bos kedatangannya di web kami kembali bos :)"

Reply
avatar